90 Peserta Adu Bakat Di Story Telling Competition Kampung Inggris Babel, Dihadiri Ketua AWPI Sumsel

NADIRA NEWS.COM//SUNGAILIAT, LASPELA — Sebanyak 90 peserta dari berbagai daerah di Bangka Belitung adu kemampuan berbahasa Inggris dalam Story Telling Competition yang digelar Kampung Inggris Bangka Belitung di Graha Maras, Sungailiat, Sabtu (24/1/2026).

 

Kompetisi ini menjadi ajang unjuk kemampuan sekaligus pengembangan diri siswa dalam berbahasa Inggris, khususnya di bidang speaking dan kreativitas bercerita. Kegiatan tersebut juga mendapat perhatian dari sejumlah tokoh, salah satunya Ketua Asosiasi Wartawan Profesional Indonesia (AWPI) Sumatera Selatan, Ponco Darmono, yang turut hadir menyaksikan langsung jalannya perlombaan.

 

Ketua Panitia sekaligus Manager Kampung Inggris Sungailiat, Izchy, mengatakan kegiatan ini rutin digelar setiap enam bulan sekali sebagai wadah pembinaan dan peningkatan kepercayaan diri siswa.

 

“Lomba ini bertujuan membangun rasa percaya diri peserta sekaligus menjadi sarana mengekspresikan kreativitas mereka melalui bahasa Inggris,” ujarnya.

Peserta berasal dari berbagai wilayah, mulai dari Pangkalpinang, Sungailiat, Belitung, hingga Toboali. Dalam kompetisi ini, peserta diberikan kebebasan memilih tema cerita yang dibawakan.

 

“Kami bebaskan tema agar mereka bisa mengeksplor ide secara maksimal, mulai dari cerita, properti, kostum, hingga make up,” jelas Izchy.

 

Ia menambahkan, konsep lomba tahun ini berbeda dengan tahun sebelumnya yang berfokus pada pidato.

 

“Tahun lalu kami lombakan pidato, sedangkan tahun ini story telling agar peserta lebih leluasa menuangkan ide dan kreativitas,” katanya.

 

Story Telling Competition dibagi ke dalam lima kategori usia, yakni tingkat TK, SD kelas 1–3, SD kelas 4–6, SMP, dan SMA. Setiap peserta diberi waktu tampil minimal tiga menit dan maksimal tujuh menit.

 

Izchy berharap kegiatan ini mampu melahirkan generasi muda yang berani berbicara dan percaya diri berkomunikasi, termasuk di tingkat internasional.

 

“Siapa tahu ke depan mereka ingin kuliah ke luar negeri. Speaking mereka makin lancar, makin percaya diri, dan mampu menyalurkan ide kreatif di berbagai aspek,” ujarnya.

 

Ia juga mengapresiasi perkembangan kemampuan peserta, terutama siswa baru yang sebelumnya memiliki keterbatasan dalam berbahasa Inggris.

 

“Alhamdulillah, sekarang mereka sudah jauh lebih terlatih. Fokus Kampung Inggris Babel memang di speaking, dan yang tampil hari ini sangat keren,” tukasnya.

 

Sementara itu, Ketua AWPI Sumsel Ponco Darmono mengapresiasi kegiatan positif tersebut dan menilai lomba ini sangat bermanfaat dalam membentuk karakter serta kepercayaan diri generasi muda.

 

Penilaian lomba dilakukan oleh tutor Kampung Inggris serta tim juri independen guna menjaga objektivitas dan kualitas kompetisi.

 

(Editor Jhony)